Indeks Cakupan Bimbingan Perkawinan (ICBP)
Kota Cirebon
Rapor Wilayah — Kota
Capaian layanan Bimbingan Perkawinan Semester I 2026 · 5 KUA
Sejauh mana layanan Bimbingan Perkawinan menjangkau calon pengantin di Kota Cirebon, dan langkah apa yang paling berdampak untuk meningkatkannya?
1Capaian Wilayah
Peristiwa Nikah
983pasangan
0,13 % dari total nasional.
Mengikuti BIMWIN
427calon pengantin
Peserta istri 423.
Coverage Rate
43,44%
Perlu naik 46,56 p.p. untuk mencapai target 90 %.
Coverage Gap
556pasangan
56,56 % calon pengantin belum terlayani.
Berbanding nasional
−11,02p.p.
Rata-rata nasional 54,46 %
Rata-rata nikah per KUA
196,6pasangan
5 KUA di wilayah ini
Jarak ke target
46,56 p.p.
Target nasional 2026: 90 %
2Perkembangan Bulanan
Batang = peristiwa nikah (sumbu kanan) · Garis = Coverage Rate (sumbu kiri). Beban tertinggi pada Jun, bersamaan dengan cakupan terendah.
2bKeandalan Data dan Corong Pendaftaran
Dari pendaftaran ke Bimbingan Perkawinan
- Mendaftar nikah1.117100,0 % dari pendaftaran
Seluruh pendaftaran yang masuk ke SIMKAH.
- Melangsungkan akad98388,0 % dari pendaftaran
88,00 % dari pendaftaran berlanjut ke akad.
- Mengikuti BIMWIN42738,2 % dari pendaftaran
Calon pengantin (suami) yang tercatat mengikuti Bimbingan Perkawinan.
Coverage Rate terhadap peristiwa nikah
43,44 %
427 ÷ 983
Definisi resmi yang dipakai laporan dan seluruh halaman portal ini.
Coverage Rate terhadap pendaftaran
38,23 %
427 ÷ 1.117
Penyebut alternatif: seluruh calon pengantin yang sempat terjangkau sebelum akad.
3Rekomendasi Tindak Lanjut
Intervensi intensif — dampak nasional terbesar
Prioritas tinggiPendampingan intensif, penambahan fasilitator, alokasi program.
Dasar: Kuadran PRIORITY — cakupan 43,44 % dengan 983 peristiwa nikah
Jarak menuju target nasional 90 %
Prioritas tinggiSusun rencana bertahap dengan sasaran antara per semester agar jarak menuju target dapat ditutup secara terukur.
Dasar: Perlu naik 46,56 p.p. — setara 458 calon pengantin tambahan
Capaian di bawah rata-rata nasional
Prioritas sedangFokuskan penguatan pada faktor yang dapat dikendalikan: kapasitas KUA, ketersediaan dan kompetensi fasilitator, intensitas penyelenggaraan, serta kemitraan daerah.
Dasar: 43,44 % berbanding rata-rata nasional 54,46 % — selisih 11,02 p.p.
Cakupan menurun pada paruh kedua semester
Prioritas sedangPenurunan ini sering bertepatan dengan meningkatnya volume pernikahan. Tambahkan jadwal penyelenggaraan menjelang bulan puncak agar kapasitas tidak jenuh.
Dasar: Triwulan II 37,12 % berbanding triwulan I 49,86 % — turun 12,74 p.p.
4Sebaran Klaster KUA
2
40,0 % dari 5 KUA
0
0,0 % dari 5 KUA
1
20,0 % dari 5 KUA
2
40,0 % dari 5 KUA
5Kantor Urusan Agama
| Kantor Urusan Agama | Coverage Rate | Peristiwa nikah | BIMWIN | Gap | Klaster |
|---|---|---|---|---|---|
| KUA Kejaksan | 77,37 % | 137 | 106 | 31 | Leading KUA |
| KUA Lemahwungkuk⚑ | 100,00 % | 174 | 175 | 0 | Leading KUA |
| KUA Harjamukti | 2,70 % | 371 | 10 | 361 | Priority Improvement |
| KUA Pekalipan | 18,99 % | 79 | 15 | 64 | Priority Improvement |
| KUA Kesambi | 54,50 % | 222 | 121 | 101 | Stable KUA |
⚑ Menandai KUA dengan peserta BIMWIN melebihi jumlah peristiwa nikah. Nilai mentah dipertahankan; tampilan dibatasi 100 % — lihat catatan metodologi.
6Profil Calon Pengantin
Sebaran usia
- 14,6 %40+ th11,1 %
- 8,1 %35–39 th6,3 %
- 17,7 %30–34 th11,6 %
- 40,4 %25–29 th32,1 %
- 16,7 %21–24 th28,1 %
- 1,5 %20 th5,2 %
- 1,0 %19 th5,4 %
- 0,0 %18 th0,0 %
- 0,0 %17 th0,1 %
- 0,0 %16 th0,0 %
- 0,0 %15 th0,0 %
Kelompok di bawah 20 tahun — perkawinan usia anak
Perkawinan usia anak
Pengantin berusia di bawah 20 tahun.
Pengantin perempuan
54(5,52 %)
Pengantin laki-laki
10(1,02 %)
Karakteristik wilayah
- Jumlah KUA
- 5
- KUA tanpa layanan
- 0
- Pendaftaran nikah
- 1.117