Indeks Cakupan Bimbingan Perkawinan (ICBP)
Kab. Sleman
Rapor Wilayah — Kabupaten
Capaian layanan Bimbingan Perkawinan Semester I 2026 · 17 KUA
Sejauh mana layanan Bimbingan Perkawinan menjangkau calon pengantin di Kab. Sleman, dan langkah apa yang paling berdampak untuk meningkatkannya?
1Capaian Wilayah
Peristiwa Nikah
2.618pasangan
0,35 % dari total nasional.
Mengikuti BIMWIN
543calon pengantin
Peserta istri 540.
Coverage Rate
20,74%
Perlu naik 69,26 p.p. untuk mencapai target 90 %.
Coverage Gap
2.075pasangan
79,26 % calon pengantin belum terlayani.
Berbanding nasional
−33,71p.p.
Rata-rata nasional 54,46 %
Rata-rata nikah per KUA
154,0pasangan
17 KUA di wilayah ini
Jarak ke target
69,26 p.p.
Target nasional 2026: 90 %
2Perkembangan Bulanan
Batang = peristiwa nikah (sumbu kanan) · Garis = Coverage Rate (sumbu kiri). Beban tertinggi pada Jun, bersamaan dengan cakupan terendah.
2bKeandalan Data dan Corong Pendaftaran
Dari pendaftaran ke Bimbingan Perkawinan
- Mendaftar nikah3.268100,0 % dari pendaftaran
Seluruh pendaftaran yang masuk ke SIMKAH.
- Melangsungkan akad2.61880,1 % dari pendaftaran
80,11 % dari pendaftaran berlanjut ke akad.
- Mengikuti BIMWIN54316,6 % dari pendaftaran
Calon pengantin (suami) yang tercatat mengikuti Bimbingan Perkawinan.
Coverage Rate terhadap peristiwa nikah
20,74 %
543 ÷ 2.618
Definisi resmi yang dipakai laporan dan seluruh halaman portal ini.
Coverage Rate terhadap pendaftaran
16,62 %
543 ÷ 3.268
Penyebut alternatif: seluruh calon pengantin yang sempat terjangkau sebelum akad.
3Rekomendasi Tindak Lanjut
Aktivasi KUA yang belum menyelenggarakan layanan
Prioritas tinggiSebagian KUA di wilayah ini mencatat peristiwa nikah tetapi tidak memiliki satu pun peserta BIMWIN sepanjang semester. Prioritaskan penugasan fasilitator, penjadwalan BIMWIN perdana, dan verifikasi status pelaporan ke SIMKAH.
Dasar: 9 dari 17 KUA belum melayani — mencakup 1.273 peristiwa nikah
Intervensi intensif — dampak nasional terbesar
Prioritas tinggiPendampingan intensif, penambahan fasilitator, alokasi program.
Dasar: Kuadran PRIORITY — cakupan 20,74 % dengan 2.618 peristiwa nikah
Capaian di bawah rata-rata nasional
Prioritas tinggiFokuskan penguatan pada faktor yang dapat dikendalikan: kapasitas KUA, ketersediaan dan kompetensi fasilitator, intensitas penyelenggaraan, serta kemitraan daerah.
Dasar: 20,74 % berbanding rata-rata nasional 54,46 % — selisih 33,71 p.p.
Jarak menuju target nasional 90 %
Prioritas tinggiSusun rencana bertahap dengan sasaran antara per semester agar jarak menuju target dapat ditutup secara terukur.
Dasar: Perlu naik 69,26 p.p. — setara 1.813 calon pengantin tambahan
Cakupan menurun pada paruh kedua semester
Prioritas sedangPenurunan ini sering bertepatan dengan meningkatnya volume pernikahan. Tambahkan jadwal penyelenggaraan menjelang bulan puncak agar kapasitas tidak jenuh.
Dasar: Triwulan II 16,92 % berbanding triwulan I 25,79 % — turun 8,87 p.p.
4Sebaran Klaster KUA
3
17,6 % dari 17 KUA
0
0,0 % dari 17 KUA
1
5,9 % dari 17 KUA
13
76,5 % dari 17 KUA
5KUA yang Belum Menyelenggarakan Layanan
Unduh daftar (9 KUA)9 KUA di wilayah ini mencatat peristiwa nikah tetapi tidak memiliki satu pun peserta BIMWIN sepanjang semester — mencakup 1.273 pernikahan. Ini titik intervensi dengan dampak tercepat.
| Kantor Urusan Agama | Pernikahan tak terlayani |
|---|---|
| KUA Sleman | 232 |
| KUA Gamping | 221 |
| KUA Mlati | 206 |
| KUA Ngaglik | 202 |
| KUA Seyegan | 109 |
| KUA Berbah | 107 |
| KUA Turi | 87 |
| KUA Minggir | 66 |
| KUA Moyudan | 43 |
6Kantor Urusan Agama
| Kantor Urusan Agama | Coverage Rate | Peristiwa nikah | BIMWIN | Gap | Klaster |
|---|---|---|---|---|---|
| KUA Gamping | 0,00 % | 221 | 0 | 221 | Priority Improvement |
| KUA Godean⚑ | 100,00 % | 206 | 209 | 0 | Leading KUA |
| KUA Moyudan | 0,00 % | 43 | 0 | 43 | Priority Improvement |
| KUA Minggir | 0,00 % | 66 | 0 | 66 | Priority Improvement |
| KUA Seyegan | 0,00 % | 109 | 0 | 109 | Priority Improvement |
| KUA Mlati | 0,00 % | 206 | 0 | 206 | Priority Improvement |
| KUA Depok | 15,51 % | 316 | 49 | 267 | Priority Improvement |
| KUA Berbah | 0,00 % | 107 | 0 | 107 | Priority Improvement |
| KUA Prambanan | 39,84 % | 128 | 51 | 77 | Priority Improvement |
| KUA Kalasan | 0,41 % | 246 | 1 | 245 | Priority Improvement |
| KUA Ngemplak | 77,61 % | 134 | 104 | 30 | Leading KUA |
| KUA Ngaglik | 0,00 % | 202 | 0 | 202 | Priority Improvement |
| KUA Sleman | 0,00 % | 232 | 0 | 232 | Priority Improvement |
| KUA Tempel | 6,06 % | 132 | 8 | 124 | Priority Improvement |
| KUA Turi | 0,00 % | 87 | 0 | 87 | Priority Improvement |
| KUA Pakem | 62,62 % | 107 | 67 | 40 | Stable KUA |
| KUA Cangkringan | 71,05 % | 76 | 54 | 22 | Leading KUA |
⚑ Menandai KUA dengan peserta BIMWIN melebihi jumlah peristiwa nikah. Nilai mentah dipertahankan; tampilan dibatasi 100 % — lihat catatan metodologi.
7Profil Calon Pengantin
Sebaran usia
- 10,1 %40+ th8,1 %
- 6,8 %35–39 th4,5 %
- 17,7 %30–34 th11,2 %
- 46,1 %25–29 th45,9 %
- 16,4 %21–24 th23,9 %
- 1,4 %20 th2,8 %
- 1,0 %19 th2,2 %
- 0,2 %18 th0,6 %
- 0,3 %17 th0,5 %
- 0,1 %16 th0,1 %
- 0,0 %15 th0,0 %
Kelompok di bawah 20 tahun — perkawinan usia anak
Perkawinan usia anak
Pengantin berusia di bawah 20 tahun.
Pengantin perempuan
91(3,45 %)
Pengantin laki-laki
41(1,55 %)
Karakteristik wilayah
- Jumlah KUA
- 17
- KUA tanpa layanan
- 9
- Pendaftaran nikah
- 3.268