Lompat ke konten utama

Executive Performance Report

Semester I Tahun 2026

Indeks Cakupan Bimbingan Perkawinan (ICBP)

Kab. Buru

Rapor Wilayah — Kabupaten

Capaian layanan Bimbingan Perkawinan Semester I 2026 · 10 KUA

Maluku
Very LowDevelopingPeringkat 336 kab/kota6 KUA tanpa layanan

Sejauh mana layanan Bimbingan Perkawinan menjangkau calon pengantin di Kab. Buru, dan langkah apa yang paling berdampak untuk meningkatkannya?

1Capaian Wilayah

Peristiwa Nikah

331pasangan

0,04 % dari total nasional.

Mengikuti BIMWIN

61calon pengantin

Peserta istri 60.

Coverage Rate

18,43%

Perlu naik 71,57 p.p. untuk mencapai target 90 %.

Coverage Gap

270pasangan

81,57 % calon pengantin belum terlayani.

Berbanding nasional

−36,03p.p.

Rata-rata nasional 54,46 %

Rata-rata nikah per KUA

33,1pasangan

10 KUA di wilayah ini

Jarak ke target

71,57 p.p.

Target nasional 2026: 90 %

2Perkembangan Bulanan

Batang = peristiwa nikah (sumbu kanan) · Garis = Coverage Rate (sumbu kiri). Beban tertinggi pada Apr, bersamaan dengan cakupan terendah.

2bKeandalan Data dan Corong Pendaftaran

Kualitas pelaporan

Apa ini?

67,91/ 100

Perlu perbaikan

Kelengkapan
40,0
Kewajaran
90,0
Konsistensi
99,7

Angka cakupan wilayah ini belum layak dibandingkan dengan wilayah lain. Pembenahan pelaporan perlu didahulukan sebelum menyimpulkan kinerja layanan.

Dari pendaftaran ke Bimbingan Perkawinan

  1. Mendaftar nikah357100,0 % dari pendaftaran

    Seluruh pendaftaran yang masuk ke SIMKAH.

  2. Melangsungkan akad33192,7 % dari pendaftaran

    92,72 % dari pendaftaran berlanjut ke akad.

  3. Mengikuti BIMWIN6117,1 % dari pendaftaran

    Calon pengantin (suami) yang tercatat mengikuti Bimbingan Perkawinan.

Coverage Rate terhadap peristiwa nikah

18,43 %

61 ÷ 331

Definisi resmi yang dipakai laporan dan seluruh halaman portal ini.

Coverage Rate terhadap pendaftaran

17,09 %

61 ÷ 357

Penyebut alternatif: seluruh calon pengantin yang sempat terjangkau sebelum akad.

3Rekomendasi Tindak Lanjut

Aktivasi KUA yang belum menyelenggarakan layanan

Prioritas tinggi

Sebagian KUA di wilayah ini mencatat peristiwa nikah tetapi tidak memiliki satu pun peserta BIMWIN sepanjang semester. Prioritaskan penugasan fasilitator, penjadwalan BIMWIN perdana, dan verifikasi status pelaporan ke SIMKAH.

Dasar: 6 dari 10 KUA belum melayani — mencakup 151 peristiwa nikah

Capaian di bawah rata-rata nasional

Prioritas tinggi

Fokuskan penguatan pada faktor yang dapat dikendalikan: kapasitas KUA, ketersediaan dan kompetensi fasilitator, intensitas penyelenggaraan, serta kemitraan daerah.

Dasar: 18,43 % berbanding rata-rata nasional 54,46 % — selisih 36,03 p.p.

Jarak menuju target nasional 90 %

Prioritas tinggi

Susun rencana bertahap dengan sasaran antara per semester agar jarak menuju target dapat ditutup secara terukur.

Dasar: Perlu naik 71,57 p.p. — setara 237 calon pengantin tambahan

Penguatan kapasitas kelembagaan

Prioritas sedang

Penguatan kapasitas kelembagaan dan tata kelola.

Dasar: Kuadran DEVELOPING — cakupan 18,43 % dengan 331 peristiwa nikah

Cakupan menurun pada paruh kedua semester

Prioritas sedang

Penurunan ini sering bertepatan dengan meningkatnya volume pernikahan. Tambahkan jadwal penyelenggaraan menjelang bulan puncak agar kapasitas tidak jenuh.

Dasar: Triwulan II 16,43 % berbanding triwulan I 19,66 % — turun 3,23 p.p.

4Sebaran Klaster KUA

Leading KUA

2

20,0 % dari 10 KUA

Growing KUA

0

0,0 % dari 10 KUA

Stable KUA

0

0,0 % dari 10 KUA

Priority Improvement

8

80,0 % dari 10 KUA

5KUA yang Belum Menyelenggarakan Layanan

Unduh daftar (6 KUA)

6 KUA di wilayah ini mencatat peristiwa nikah tetapi tidak memiliki satu pun peserta BIMWIN sepanjang semester — mencakup 151 pernikahan. Ini titik intervensi dengan dampak tercepat.

Kantor Urusan AgamaPernikahan tak terlayani
KUA Waplau42
KUA Lilialy37
KUA Air Buaya22
KUA Lolong Guba22
KUA Batabual18
KUA Teluk Kaiely10

6Kantor Urusan Agama

Kantor Urusan AgamaCoverage RatePeristiwa nikahBIMWINGapKlaster
KUA Namlea
5,38 %
93588Priority Improvement
KUA Air Buaya
0,00 %
22022Priority Improvement
KUA Waeapo
10,00 %
30327Priority Improvement
KUA Waplau
0,00 %
42042Priority Improvement
KUA Batabual
0,00 %
18018Priority Improvement
KUA Lolong Guba
0,00 %
22022Priority Improvement
KUA Waelata
85,42 %
48417Leading KUA
KUA Fena Leisela
100,00 %
9120Leading KUA
KUA Teluk Kaiely
0,00 %
10010Priority Improvement
KUA Lilialy
0,00 %
37037Priority Improvement

⚑ Menandai KUA dengan peserta BIMWIN melebihi jumlah peristiwa nikah. Nilai mentah dipertahankan; tampilan dibatasi 100 % — lihat catatan metodologi.

7Profil Calon Pengantin

Sebaran usia

SuamiKelompok usiaIstri
  • 8,9 %
    40+ th
    6,8 %
  • 6,5 %
    35–39 th
    4,8 %
  • 13,1 %
    30–34 th
    9,2 %
  • 42,0 %
    25–29 th
    28,6 %
  • 23,8 %
    21–24 th
    34,5 %
  • 3,9 %
    20 th
    6,0 %
  • 1,8 %
    19 th
    9,5 %
  • 0,0 %
    18 th
    0,0 %
  • 0,0 %
    17 th
    0,0 %
  • 0,0 %
    16 th
    0,3 %
  • 0,0 %
    15 th
    0,3 %

Kelompok di bawah 20 tahun — perkawinan usia anak

Perkawinan usia anak

Pengantin berusia di bawah 20 tahun.

Pengantin perempuan

34(10,12 %)

Pengantin laki-laki

6(1,79 %)

Karakteristik wilayah

Jumlah KUA
10
KUA tanpa layanan
6
Pendaftaran nikah
357

Sumber Data

Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH)

Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah

Semester I Tahun 2026

ICBP Executive Performance Report

Rapor Wilayah — Kab. Buru

Metodologi & catatan data