Indeks Cakupan Bimbingan Perkawinan (ICBP)
Kota Ambon
Rapor Wilayah — Kota
Capaian layanan Bimbingan Perkawinan Semester I 2026 · 4 KUA
Sejauh mana layanan Bimbingan Perkawinan menjangkau calon pengantin di Kota Ambon, dan langkah apa yang paling berdampak untuk meningkatkannya?
1Capaian Wilayah
Peristiwa Nikah
492pasangan
0,07 % dari total nasional.
Mengikuti BIMWIN
294calon pengantin
Peserta istri 294.
Coverage Rate
59,76%
Perlu naik 30,24 p.p. untuk mencapai target 90 %.
Coverage Gap
198pasangan
40,24 % calon pengantin belum terlayani.
Berbanding nasional
+5,30p.p.
Rata-rata nasional 54,46 %
Rata-rata nikah per KUA
123,0pasangan
4 KUA di wilayah ini
Jarak ke target
30,24 p.p.
Target nasional 2026: 90 %
2Perkembangan Bulanan
Batang = peristiwa nikah (sumbu kanan) · Garis = Coverage Rate (sumbu kiri). Beban tertinggi pada Apr, bersamaan dengan cakupan terendah.
2bKeandalan Data dan Corong Pendaftaran
Dari pendaftaran ke Bimbingan Perkawinan
- Mendaftar nikah506100,0 % dari pendaftaran
Seluruh pendaftaran yang masuk ke SIMKAH.
- Melangsungkan akad49297,2 % dari pendaftaran
97,23 % dari pendaftaran berlanjut ke akad.
- Mengikuti BIMWIN29458,1 % dari pendaftaran
Calon pengantin (suami) yang tercatat mengikuti Bimbingan Perkawinan.
Coverage Rate terhadap peristiwa nikah
59,76 %
294 ÷ 492
Definisi resmi yang dipakai laporan dan seluruh halaman portal ini.
Coverage Rate terhadap pendaftaran
58,10 %
294 ÷ 506
Penyebut alternatif: seluruh calon pengantin yang sempat terjangkau sebelum akad.
3Rekomendasi Tindak Lanjut
Jarak menuju target nasional 90 %
Prioritas sedangSusun rencana bertahap dengan sasaran antara per semester agar jarak menuju target dapat ditutup secara terukur.
Dasar: Perlu naik 30,24 p.p. — setara 149 calon pengantin tambahan
Cakupan menurun pada paruh kedua semester
Prioritas sedangPenurunan ini sering bertepatan dengan meningkatnya volume pernikahan. Tambahkan jadwal penyelenggaraan menjelang bulan puncak agar kapasitas tidak jenuh.
Dasar: Triwulan II 53,65 % berbanding triwulan I 70,67 % — turun 17,02 p.p.
Pertahankan efektivitas penyelenggaraan
Prioritas rendahPertahankan efektivitas; jadikan rujukan metode bagi wilayah bervolume serupa.
Dasar: Kuadran EFFICIENT — cakupan 59,76 % dengan 492 peristiwa nikah
4Sebaran Klaster KUA
2
50,0 % dari 4 KUA
1
25,0 % dari 4 KUA
1
25,0 % dari 4 KUA
0
0,0 % dari 4 KUA
5Kantor Urusan Agama
| Kantor Urusan Agama | Coverage Rate | Peristiwa nikah | BIMWIN | Gap | Klaster |
|---|---|---|---|---|---|
| KUA Nusaniwe | 42,55 % | 94 | 40 | 54 | Stable KUA |
| KUA Sirimau | 71,14 % | 201 | 143 | 58 | Leading KUA |
| KUA Baguala | 44,80 % | 125 | 56 | 69 | Growing KUA |
| KUA Teluk Ambon | 76,39 % | 72 | 55 | 17 | Leading KUA |
6Profil Calon Pengantin
Sebaran usia
- 11,4 %40+ th9,1 %
- 7,4 %35–39 th5,8 %
- 20,2 %30–34 th12,6 %
- 39,5 %25–29 th39,0 %
- 18,2 %21–24 th24,4 %
- 1,7 %20 th5,6 %
- 1,4 %19 th3,1 %
- 0,2 %18 th0,2 %
- 0,0 %17 th0,2 %
- 0,0 %16 th0,0 %
- 0,0 %15 th0,0 %
Kelompok di bawah 20 tahun — perkawinan usia anak
Perkawinan usia anak
Pengantin berusia di bawah 20 tahun.
Pengantin perempuan
17(3,51 %)
Pengantin laki-laki
8(1,65 %)
Karakteristik wilayah
- Jumlah KUA
- 4
- KUA tanpa layanan
- 0
- Pendaftaran nikah
- 506