Indeks Cakupan Bimbingan Perkawinan (ICBP)
Kab. Pulau Taliabu
Rapor Wilayah — Kabupaten
Capaian layanan Bimbingan Perkawinan Semester I 2026 · 6 KUA
Sejauh mana layanan Bimbingan Perkawinan menjangkau calon pengantin di Kab. Pulau Taliabu, dan langkah apa yang paling berdampak untuk meningkatkannya?
1Capaian Wilayah
Peristiwa Nikah
148pasangan
0,02 % dari total nasional.
Mengikuti BIMWIN
84calon pengantin
Peserta istri 84.
Coverage Rate
56,76%
Perlu naik 33,24 p.p. untuk mencapai target 90 %.
Coverage Gap
64pasangan
43,24 % calon pengantin belum terlayani.
Berbanding nasional
+2,30p.p.
Rata-rata nasional 54,46 %
Rata-rata nikah per KUA
24,7pasangan
6 KUA di wilayah ini
Jarak ke target
33,24 p.p.
Target nasional 2026: 90 %
2Perkembangan Bulanan
Batang = peristiwa nikah (sumbu kanan) · Garis = Coverage Rate (sumbu kiri). Beban tertinggi pada Apr, bersamaan dengan cakupan terendah.
2bKeandalan Data dan Corong Pendaftaran
Dari pendaftaran ke Bimbingan Perkawinan
- Mendaftar nikah149100,0 % dari pendaftaran
Seluruh pendaftaran yang masuk ke SIMKAH.
- Melangsungkan akad14899,3 % dari pendaftaran
99,33 % dari pendaftaran berlanjut ke akad.
- Mengikuti BIMWIN8456,4 % dari pendaftaran
Calon pengantin (suami) yang tercatat mengikuti Bimbingan Perkawinan.
Coverage Rate terhadap peristiwa nikah
56,76 %
84 ÷ 148
Definisi resmi yang dipakai laporan dan seluruh halaman portal ini.
Coverage Rate terhadap pendaftaran
56,38 %
84 ÷ 149
Penyebut alternatif: seluruh calon pengantin yang sempat terjangkau sebelum akad.
3Rekomendasi Tindak Lanjut
Aktivasi KUA yang belum menyelenggarakan layanan
Prioritas tinggiSebagian KUA di wilayah ini mencatat peristiwa nikah tetapi tidak memiliki satu pun peserta BIMWIN sepanjang semester. Prioritaskan penugasan fasilitator, penjadwalan BIMWIN perdana, dan verifikasi status pelaporan ke SIMKAH.
Dasar: 1 dari 6 KUA belum melayani — mencakup 45 peristiwa nikah
Jarak menuju target nasional 90 %
Prioritas sedangSusun rencana bertahap dengan sasaran antara per semester agar jarak menuju target dapat ditutup secara terukur.
Dasar: Perlu naik 33,24 p.p. — setara 49 calon pengantin tambahan
Cakupan menurun pada paruh kedua semester
Prioritas sedangPenurunan ini sering bertepatan dengan meningkatnya volume pernikahan. Tambahkan jadwal penyelenggaraan menjelang bulan puncak agar kapasitas tidak jenuh.
Dasar: Triwulan II 55,68 % berbanding triwulan I 60,00 % — turun 4,32 p.p.
4Sebaran Klaster KUA
5
83,3 % dari 6 KUA
0
0,0 % dari 6 KUA
0
0,0 % dari 6 KUA
1
16,7 % dari 6 KUA
5KUA yang Belum Menyelenggarakan Layanan
Unduh daftar (1 KUA)1 KUA di wilayah ini mencatat peristiwa nikah tetapi tidak memiliki satu pun peserta BIMWIN sepanjang semester — mencakup 45 pernikahan. Ini titik intervensi dengan dampak tercepat.
| Kantor Urusan Agama | Pernikahan tak terlayani |
|---|---|
| KUA Taliabu Selatan | 45 |
6Kantor Urusan Agama
| Kantor Urusan Agama | Coverage Rate | Peristiwa nikah | BIMWIN | Gap | Klaster |
|---|---|---|---|---|---|
| KUA Taliabu Barat | 71,79 % | 39 | 28 | 11 | Leading KUA |
| KUA Taliabu Barat Laut | 94,44 % | 18 | 17 | 1 | Leading KUA |
| KUA Lede | 82,35 % | 17 | 14 | 3 | Leading KUA |
| KUA Taliabu Utara | 82,61 % | 23 | 19 | 4 | Leading KUA |
| KUA Taliabu Timur | 100,00 % | 6 | 6 | 0 | Leading KUA |
| KUA Taliabu Selatan | 0,00 % | 45 | 0 | 45 | Priority Improvement |
7Profil Calon Pengantin
Sebaran usia
- 3,6 %40+ th3,6 %
- 5,1 %35–39 th2,2 %
- 18,1 %30–34 th5,8 %
- 33,3 %25–29 th37,0 %
- 32,6 %21–24 th31,9 %
- 3,6 %20 th5,1 %
- 3,6 %19 th14,5 %
- 0,0 %18 th0,0 %
- 0,0 %17 th0,0 %
- 0,0 %16 th0,0 %
- 0,0 %15 th0,0 %
Kelompok di bawah 20 tahun — perkawinan usia anak
Perkawinan usia anak
Pengantin berusia di bawah 20 tahun.
Pengantin perempuan
20(14,49 %)
Pengantin laki-laki
5(3,62 %)
Karakteristik wilayah
- Jumlah KUA
- 6
- KUA tanpa layanan
- 1
- Pendaftaran nikah
- 149
Wilayah ini tidak diberi peringkat
Volume peristiwa nikah di wilayah ini berada di bawah ambang 1.000 sehingga persentase cakupannya tidak stabil secara statistik. Angkanya tetap ditampilkan apa adanya, tetapi tidak diperingkat dan tidak disertakan dalam perhitungan korelasi nasional.