Lompat ke konten utama

Executive Performance Report

Semester I Tahun 2026

Indeks Cakupan Bimbingan Perkawinan (ICBP)

Kab. Semarang

Rapor Wilayah — Kabupaten

Capaian layanan Bimbingan Perkawinan Semester I 2026 · 19 KUA

Jawa Tengah
Very LowPriorityPeringkat 267 kab/kota9 KUA tanpa layanan

Sejauh mana layanan Bimbingan Perkawinan menjangkau calon pengantin di Kab. Semarang, dan langkah apa yang paling berdampak untuk meningkatkannya?

1Capaian Wilayah

Peristiwa Nikah

2.978pasangan

0,40 % dari total nasional.

Mengikuti BIMWIN

1.014calon pengantin

Peserta istri 1.014.

Coverage Rate

34,05%

Perlu naik 55,95 p.p. untuk mencapai target 90 %.

Coverage Gap

1.964pasangan

65,95 % calon pengantin belum terlayani.

Berbanding nasional

−20,41p.p.

Rata-rata nasional 54,46 %

Rata-rata nikah per KUA

156,7pasangan

19 KUA di wilayah ini

Jarak ke target

55,95 p.p.

Target nasional 2026: 90 %

2Perkembangan Bulanan

Batang = peristiwa nikah (sumbu kanan) · Garis = Coverage Rate (sumbu kiri). Beban tertinggi pada Mei, bersamaan dengan cakupan terendah.

2bKeandalan Data dan Corong Pendaftaran

Kualitas pelaporan

Apa ini?

75,24/ 100

Cukup

Kelengkapan
52,6
Kewajaran
94,7
Konsistensi
99,9

Dari pendaftaran ke Bimbingan Perkawinan

  1. Mendaftar nikah3.350100,0 % dari pendaftaran

    Seluruh pendaftaran yang masuk ke SIMKAH.

  2. Melangsungkan akad2.97888,9 % dari pendaftaran

    88,90 % dari pendaftaran berlanjut ke akad.

  3. Mengikuti BIMWIN1.01430,3 % dari pendaftaran

    Calon pengantin (suami) yang tercatat mengikuti Bimbingan Perkawinan.

Coverage Rate terhadap peristiwa nikah

34,05 %

1.014 ÷ 2.978

Definisi resmi yang dipakai laporan dan seluruh halaman portal ini.

Coverage Rate terhadap pendaftaran

30,27 %

1.014 ÷ 3.350

Penyebut alternatif: seluruh calon pengantin yang sempat terjangkau sebelum akad.

3Rekomendasi Tindak Lanjut

Aktivasi KUA yang belum menyelenggarakan layanan

Prioritas tinggi

Sebagian KUA di wilayah ini mencatat peristiwa nikah tetapi tidak memiliki satu pun peserta BIMWIN sepanjang semester. Prioritaskan penugasan fasilitator, penjadwalan BIMWIN perdana, dan verifikasi status pelaporan ke SIMKAH.

Dasar: 9 dari 19 KUA belum melayani — mencakup 1.262 peristiwa nikah

Intervensi intensif — dampak nasional terbesar

Prioritas tinggi

Pendampingan intensif, penambahan fasilitator, alokasi program.

Dasar: Kuadran PRIORITY — cakupan 34,05 % dengan 2.978 peristiwa nikah

Capaian di bawah rata-rata nasional

Prioritas tinggi

Fokuskan penguatan pada faktor yang dapat dikendalikan: kapasitas KUA, ketersediaan dan kompetensi fasilitator, intensitas penyelenggaraan, serta kemitraan daerah.

Dasar: 34,05 % berbanding rata-rata nasional 54,46 % — selisih 20,41 p.p.

Jarak menuju target nasional 90 %

Prioritas tinggi

Susun rencana bertahap dengan sasaran antara per semester agar jarak menuju target dapat ditutup secara terukur.

Dasar: Perlu naik 55,95 p.p. — setara 1.666 calon pengantin tambahan

Cakupan menurun pada paruh kedua semester

Prioritas sedang

Penurunan ini sering bertepatan dengan meningkatnya volume pernikahan. Tambahkan jadwal penyelenggaraan menjelang bulan puncak agar kapasitas tidak jenuh.

Dasar: Triwulan II 30,30 % berbanding triwulan I 37,02 % — turun 6,72 p.p.

4Sebaran Klaster KUA

Leading KUA

5

26,3 % dari 19 KUA

Growing KUA

0

0,0 % dari 19 KUA

Stable KUA

1

5,3 % dari 19 KUA

Priority Improvement

13

68,4 % dari 19 KUA

5KUA yang Belum Menyelenggarakan Layanan

Unduh daftar (9 KUA)

9 KUA di wilayah ini mencatat peristiwa nikah tetapi tidak memiliki satu pun peserta BIMWIN sepanjang semester — mencakup 1.262 pernikahan. Ini titik intervensi dengan dampak tercepat.

Kantor Urusan AgamaPernikahan tak terlayani
KUA Bergas230
KUA Bandungan189
KUA Tengaran162
KUA Susukan159
KUA Getasan150
KUA Bringin125
KUA Jambu95
KUA Bancak84
KUA Kaliwungu68

6Kantor Urusan Agama

Kantor Urusan AgamaCoverage RatePeristiwa nikahBIMWINGapKlaster
KUA Getasan
0,00 %
1500150Priority Improvement
KUA Tengaran
0,00 %
1620162Priority Improvement
KUA Susukan
0,00 %
1590159Priority Improvement
KUA Suruh
0,94 %
2132211Priority Improvement
KUA Pabelan
6,42 %
1097102Priority Improvement
KUA Tuntang
100,00 %
2032150Leading KUA
KUA Banyubiru
51,56 %
1286662Stable KUA
KUA Jambu
0,00 %
95095Priority Improvement
KUA Sumowono
79,31 %
1169224Leading KUA
KUA Ambarawa
1,35 %
1482146Priority Improvement
KUA Bawen
71,19 %
17712651Leading KUA
KUA Bringin
0,00 %
1250125Priority Improvement
KUA Bergas
0,00 %
2300230Priority Improvement
KUA Pringapus
37,04 %
16260102Priority Improvement
KUA Bancak
0,00 %
84084Priority Improvement
KUA Kaliwungu
0,00 %
68068Priority Improvement
KUA Ungaran Barat
95,76 %
23622610Leading KUA
KUA Ungaran Timur
97,32 %
2242186Leading KUA
KUA Bandungan
0,00 %
1890189Priority Improvement

⚑ Menandai KUA dengan peserta BIMWIN melebihi jumlah peristiwa nikah. Nilai mentah dipertahankan; tampilan dibatasi 100 % — lihat catatan metodologi.

7Profil Calon Pengantin

Sebaran usia

SuamiKelompok usiaIstri
  • 13,0 %
    40+ th
    10,7 %
  • 6,3 %
    35–39 th
    4,5 %
  • 15,7 %
    30–34 th
    9,4 %
  • 38,3 %
    25–29 th
    31,2 %
  • 22,5 %
    21–24 th
    32,6 %
  • 2,3 %
    20 th
    5,4 %
  • 1,4 %
    19 th
    4,5 %
  • 0,3 %
    18 th
    0,5 %
  • 0,2 %
    17 th
    0,7 %
  • 0,0 %
    16 th
    0,3 %
  • 0,0 %
    15 th
    0,1 %

Kelompok di bawah 20 tahun — perkawinan usia anak

Perkawinan usia anak

Pengantin berusia di bawah 20 tahun.

Pengantin perempuan

184(6,13 %)

Pengantin laki-laki

59(1,97 %)

Karakteristik wilayah

Jumlah KUA
19
KUA tanpa layanan
9
Pendaftaran nikah
3.350

Sumber Data

Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH)

Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah

Semester I Tahun 2026

ICBP Executive Performance Report

Rapor Wilayah — Kab. Semarang

Metodologi & catatan data